Contoh Cara Menghitung PPN Yang Terutang


Contoh Cara Menghitung PPN Yang Terutang
1.    Penjualan Tunai BKP oleh PKP Arshavin
Harga Jual                                              = Rp25.000.000,-
PPN Terutang 10% X Rp25.000.000,-     = Rp2.500.000,-
PPN Rp2.500.000,-  merupakan:                                                                  
* Pajak Keluaran yang dipungut oleh PKP Arshavin dan
* Pajak Masukan yang dibayar oleh pembeli BKP
2.    Penyerahan JKP oleh PKP Berbatov
Nilai Penggantian                                      = Rp20.000.000,-
PPN Terutang 10 %  X Rp20.000.000,-    = Rp2.000.000,-
PPN Rp2.000.000,-  merupakan:
*  Pajak Keluaran yang dipungut oleh PKP Berbatov dan
*  Pajak Masukan yang dibayar oleh penerima JKP
3.    Impor BKP
Nilai Impor                                                        = Rp15.000.000,-
PPN Terutang  10 % X  Rp15.000.000,-     = Rp1.500.000,-
PPN Rp1.500.000,- yang dipungut melalui DJBC, merupakan Pajak Masukan yang dibayar oleh pihak yang mengimpor BKP tersebut.
4.    Ekspor BKP
Nilai Ekspor                = Rp10.000.000,-
PPN Terutang  0 % X  Rp10.000.000,-    = Rp0
PPN Rp0 tersebut merupakan Pajak Keluaran.

Daftarkan email mu disini untuk mengikuti update KabarPajak:

0 Response to "Contoh Cara Menghitung PPN Yang Terutang"

Post a Comment