CUCUN HANDOKO


About me:
Dilahirkan di kampung bahasa Inggris Pare Kediri Jawa Timur, pada Kamis Pon tanggal 01 Mei 1986 pada pukul 21.00 WIB bertepatan dengan gerhana bulan. Merupakan anak kedua dari dua bersaudara dan menjadi satu-satunya anak laki-laki di keluarga.
Menempuh pendidikan dasar dari TK sampai SMA di kota kelahiran. Nasib baik yang membawanya ke ibu kota negara ini untuk meneruskan pendidikannya.
Saya berkomitmen untuk terus belajar dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang telah saya miliki guna membalas budi kepada negara ini, salah satunya adalah melalui blog ini, di sini kita sama-sama belajar dan sharing ilmu dan pengalaman yang mungkin bisa sangat berguna bagi pembaca yang terjebak di tempat ini.
Blog ini dimaksudkan untuk pembelajaran dan menyampaikan kebenaran informasi walaupun hanya satu kalimat sekaligus sebagai harapan yang mendambakan perubahan kedepannya. Kebanyakan orang dengan reputasi internasional dan pengalaman lapangan yang kenyang dengan asam garam lah yang bisa memenuhi harapan banyak orang terhadap semua urusan. Hanya berbekal lulusan sekolah rakyat dan istansi pemerintah, penulis mencoba menjawab itu semua.
Sang penulis masih jauh dari kapabilitas untuk memenuhi kriteria seseorang yang pintar dalam urusan perpajakan, akan tetapi sumbang sih terhadap kemajuan bangsa ini sangat diperlukan walaupun itu sedikit sekali nilainya.
Tulisan-tulisan ini dibuat murni dari pribadi penulis atau kutipan artikel dari sumber lain dan tidak ada hubungannya dengan instansi manapun. Tulisan-tulisan ini hanyalah sebuah refleksi, sebuah umpan balik kepada penulis dari berbagai kegiatan yang telah dilakukan.
Jika ada kesalahan dalam penyajian dan penulisan tentang tulisan ini, mohon untuk di koreksi oleh para master. Dan jika ada posting artikel perpajakan yang mengakibatkan adanya kerugian terhadap penerapan opini dalam blog ini, maka tidak menjadi tanggung jawab penulis.
Untuk kepentingan kewajiban perpajakan, Wajib Pajak sebaiknya meminta nasihat atau mengonfirmasikan keterangan dalam blog ini kepada Account Representative masing-masing.

Pekerjaan:
# Mulai Akhir 2009 s.d. sekarang bekerja di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak
Pendidikan Terakhir:
* Sekolah Tinggi Akuntansi Negara Spesialisasi Administrasi Perpajakan lulus tahun 2009
* Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi - Lembaga Administrasi Negara Jurusan Manajemen Ekonomi Publik lulus tahun 2012 (Updated)

Contact me :
Kost : Jalan Pengadegan Selatan IX Nomor 18 RT 05 RW 05 Kode Pos 12770 Pancoran Jakarta Selatan
Kantor : Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pajak - Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Jalan Sakti Raya Nomor 1 Kemanggisan Jakarta Barat 11480
Email : cucun.handoko@gmail.com
HP : 085645181541

Daftarkan email mu disini untuk mengikuti update KabarPajak:

8 Responses to "CUCUN HANDOKO"

  1. mohon informasi perihal PPH pasal 23.saya staf di CV yang bergerak dibidang jasa treatmen trafo, beberapa waktu lalu mendapat projek untuk treatmen trafo.saya dikenakan PPH pasal 23...yg saya mau tanyakan,untuk besaran nilai PPH pasal 23 itu diambil dari penawaran saya kepada pabri tersebut ataukah dari PO yg dikeluarkan pabrik tersebut...Atas bantuanny saya ucapkan terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. mohon izin menjawab:
      Imbalan sehubungan dengan jasa lain selain jasa yang telah dipotong PPh 21 dipotong PPh sebesar 2% dari jumlah bruto tidak termasuk PPN.
      Dari contoh kasus yang Bapak/Ibu sebutkan diatas, termasuk dalam Pasal 1 ayat (6) huruf y PMK 141/PMK.03/2015 yaitu:
      Jasa Treatmen Trafo termasuk dalam Jasa instalasi/pemasangan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, dan/atau TV kabel, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi.
      Sehingga jumlah bruto tersebut adalah jumlah pembayaran yang perusahaan Bapak/Ibu terima atau yang dikeluarkan perusahaan yang menggunakan jasa Bapak/Ibu.
      Atau selengkapnya bisa dibaca pada postingan saya sebelumnya:

      tentang jasa lain yang dikenai PPh Pasal 23 klik disini

      atau contoh penghitungan jasa lain yang dikenai PPh Pasal 23 klik disini

      Dasar Hukum: PMK 141/PMK.03/2015

      terima kasih atas kunjungannya

      Delete
  2. Kami selaku PKP dimana semua penyerahan BKP tahun 2016 kepada pemungut / bendaharawan, apakah dapat mengajukan restitusi melalui pemeriksaan (pasal 17B) pada bulan 7-2016 dan pengembalian pendahuluan pada bulan 8,9 dan 10, semuanya sekaligus diajukan pada tahun yang sama (tahun berjalan)?
    Trims sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke Pak Armand Ali
      Jika WP hanya bertransaksi dengan pemungut maka WP bisa mengajukan permohonan pengembalian setiap masa pajak.
      Untuk restitusi yang Pak Armand sebutkan, itu restitusi atas apa dulu?
      Karena restitusi Pasal 17B UU KUP diajukan pada akhir tahun buku.
      Sedangkan pengajuan pengembalian pendahuluan setiap masa pajak, maka WP bisa mengajukan sepanjang WP memenuhi Pasal 9 ayat 4B UU PPN.

      Artikel terkait restitusi bisa dibaca artikel yang sudah pernah saya posting disini:

      Restitusi PPh

      Restitusi PPN dan PPnBM Turis Asing

      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete
    2. Maksudnya pak.. tidak ada jalan untuk mengajukan restitusi mekanisme pemeriksaan (bukan Pengembalian Pendahuluan) jika tidak pada akhir tahun buku sekalipun WP murni hanya bertransaksi dengan pemungut?

      Delete
    3. Oh, Pak Armand ingin diperiksakah? :D
      Termasuk pengembalian pendahuluan jika WP masuk ketergori WP patuh ato WP dengan persyaratan tertentu, tergantung berapa besarnya, kalau PPN nya paling banyak Rp100 juta maka termasuk pengembalian pendahuluan

      Aturannya bisa dibaca di UU PPN, atau jika ingin lengkap bisa nanya AR Pak Armand

      Terima kasih atas kunjungannya

      Delete